ANAK JALANAN PUN, MEMPUNYAI HAK MERASAKAN PENDIDIKAN

“Anak jalanan merupakan bagian dari penerus bangsa, mereka semua harus mendapat pendidikan”

Pendidikan menjadi salah satu cara agar Indonesia terbebas dari kemiskinan. Namun sayangnya masih banyak anak Indonesia yang tidak mengenyam pendidikan. Kemiskinan, kurangnya tanggung jawab orang tua dan kemalasan menjadi salah satu faktor penyebab seorang anak tidak mendapat pendidikan. Tidak mendapatnya pendidikan memutuskan mereka untuk turun dan mencari nafkah di jalan. Anak-anak inilah yang biasa kita sebut anak jalanan. Selain itu masih banyaknya anak jalanan yang tidak terurus oleh pemerintah menjadi penyebab kurangnya pendidikan anak di Indonesia.

Anak –anak jalanan tersebut seharusnya mengenyam pendidikan, namun karena tuntutan ekonomi keluarganya. Ia terpaksa turun ke jalan dan menjadi tulang punggung keluarganya. Doktrin dari orang tua yang tidak bertanggung jawab dan kebiasaan anak jalanan yang menerima uang dari hasil ngamen membuat mereka lebih mementingkan sesuap nasi dibandingkan pendidikan. Karena anggapan mereka tanpa pendidikan mereka sudah dapat menghasilkan uang dan membiayai kehidupan mereka.

Para pejabat dan pemerintah pun seperti menutup mata mereka. Mereka hanya memberikan setumpuk janji-janji mereka kepada masyarakat. Namun kenyataannya, mereka lebih sibuk dengan diri mereka sendiri dan tidak melihat keberadaan sekeliling mereka. Anak-anak jalanan yang merupakan bagian dari penerus bangsa ini justru mereka telantarkan. Padahal, dalam Undang-undang (UUD) 1945 pasal 34 telah dijelaskan bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh Negara dan pasal 31 ayat 1 ditegaskan kembali bahwa

Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran. Namun pasal tersebut seperti hanya menjadi hiasan pelengkap di UUD. Tidak ada implementasi dari pasal tersebut. Buktinya, Sampai sekarang pun masih banyak anak jalanan yang terlantar dan tidak mendapatkan pendidikan.

Sudah saatnya kita membuka mata dan mengulurkan tangan kita untuk membantu mereka agar mereka bisa merasakan pendidikan. Maka dari itu, Melalui Gerakan Peduli Pendidikan Anak Jalanan, kami mengajak seluruh masyarakat yang peduli dengan pendidikan mereka agar mau berpartisipasi dengan kegiatan kami. Ini adalah bentuk dari rasa peduli kami akan anak jalanan yang belum tersentuh oleh pendidikan. Dalam kegiatan ini kami akan memberikan keterampilan, ilmu pengetahuan sebagai bekal mereka di masa depan dan kegiatan bakti social yang membantu kebutuhan mereka.

Mereka adalah bagian penerus dari bangsa ini. Mereka adalah tunas harapan bangsa kita di masa depan. Kalau bukan kita yang peduli dengan mereka, lantas siapa lagi yang akan peduli dengan keadaan mereka????

Bagi kalian yang ingin berpatisipasi dalam kegiatan ini dapat menghubungi contact person yang tertera di bawah ini:

Elin : 085780229126

Dini : 08978292547

Ica : 085691535623

Atika : 085714887795

Tentang pedulipendidikananakjalanan

Gerakan ini bertujuan mengajak orang-orang untuk ikut serta peduli akan pendidikan anak jalanan, khususnya di Ibu kota Jakarta. Dimana anak jalanan di Jakarta sudah sangat banyak, dan diantara mereka hanya sedikit yang pernah mengenyam dunia pendidikan. Untuk itu, kami di sini ingin mengajak agar orang-orang menyadari bahwa anak jalanan pun berhak mendapatkan pendidikan.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

6 Balasan ke ANAK JALANAN PUN, MEMPUNYAI HAK MERASAKAN PENDIDIKAN

  1. rizky berkata:

    apakah di dalam diri anak jalanan masih mempunyai pemikiran untuk pendidikan bagi dirinya??

    • sebenarnya dari hasil wawancara kami dengan beberapa anak jalanan di daerah ciputat, sebagian dari mereka masih ingin melanjutkan sekolah mereka tetepi itu semua tertunda karena faktor biaya yang tidak mencukupi. Bahkan untuk makan sehari-hari nya saja seluruh anggota keluarga dikerahkan untuk mencari uang

  2. fika berkata:

    memang kebanyakan dari anak-anak jalanan itu putus sekolah saat kelas berapa?? Dan apakah orang tua mereka memang benar-benar menyuruh mereka secara langsung untuk turun ke jalan untuk bekerja??

    • saat kami mewawancarai mereka, memang tidak semua dari orang tua mereka menyuruh langsung untuk turun ke jalan mencari uang, namun ada pula dari mereka yang memang ingin membantu orang tua mereka mencari nafkah. dan yang putus sekolah rata-rata saat duduk dibangku sekolah dasar.

  3. adit berkata:

    good !!…
    Postingannya bagus, ditambah lagi dong posingannya, pengen tahu lebih lanjut tentang anak jalanan.
    thx.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s