PUISI UNTUKMU SANG PEJUANG

Suaraku untuk Tuhan

Dari ufuk timur pagi ku jelang sang mentari,

berusaha menyinari harapan ku hari ini

ku ikat kuat tali sepatuku, buku lusuh ku,

dan seragamku berwarna sang saka

bukan uang saku, bukan pula bekal untukku saat beristirahat,

tapi sebuah botol isi beras yang menjadi alat ku bernyanyi

sembari ku lintasi menuju ke tempat ku,

menuntut ilmu masa depan

ku hela nafas panjang, dalam hati rasa ingin mengluluh air mata,

was-was dalam hati dan benakku

 

apakah masih ENGKAU Beri hamba kesempatan seperti hari ini lagi Tuhan???

…ku rasa mulai letih…

 

seandainya aku seperti mereka disana yang bisa menikmati,

betapa nikmatnya hidup dengan uang yang banyak,

kasih sayang orang tua penuh dengan kemewahan

 

tapi aaaahhh aku harus bangun dari mimpiku…

terlalu tinggi bintangku

 

yang tertulis oleh takdirku hanya kehidupan ku hari ini

untuk esok biarkan terjadi seperti yang seharusnya

mentariku tepat diatas kepala,

ku jajakan suara serak-serak  kehausan  disekliling pemamer hasil pajak negaraku (koruptor)

masih bermimpi aku hingga baratku mulai mega,
ku sujudkan pada yang maha Pencipta,

semoga esok aku masih mampu merangkai impian hari dewasaku…

 

By. Lessy Leiya Listiana

Tentang pedulipendidikananakjalanan

Gerakan ini bertujuan mengajak orang-orang untuk ikut serta peduli akan pendidikan anak jalanan, khususnya di Ibu kota Jakarta. Dimana anak jalanan di Jakarta sudah sangat banyak, dan diantara mereka hanya sedikit yang pernah mengenyam dunia pendidikan. Untuk itu, kami di sini ingin mengajak agar orang-orang menyadari bahwa anak jalanan pun berhak mendapatkan pendidikan.
Pos ini dipublikasikan di Tentang mereka. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s