Macam-Macam Anak Jalanan

Anak jalanan adalah anak dibawah umur yang bekerja dijalanan dan mencari uang dengan cara yang berbeda-beda. Anak jalanan yang biasa kita temui dijalan-jalan Ibu Kota adalah anak yang membantu ekonomi keluarganya, dengan mengamen, menjual koran, semir sepatu dan lainnya. Suatu bentuk usaha yang dilakukan mereka dalam mencari uang, meski ada pula anak jalanan yang meminta-minta atau biasa disebut pengemis namun itu semua mereka lakukan untuk mencari uang agar ia dan keluarganya dapat makan.

Bernyanyi dengan diiringi alat musik seadanya adalah yang biasa dilakukan anak jalanan sebagai pengamen. Dari tempat ke tempat dari pagi buta sampai larut malam menaiki bus-bus mereka terus berusaha mencari uang. Mereka tidak mematok harga ngamen atau upah nyanyi mereka dengan harga yang tinggi. Melihat orang memasukan uang kekantong plastik mereka pun sudah sangat bahagia.

Meski pekerjaan mereka sudah seperti orang dewasa namun jiwa mereka tetaplah anak-anak. Dengan uang seadanya yang mereka dapat sehabis bekerja dijalan mereka bermain dengan teman-teman sebaya mereka. Setidaknya untuk melepas penat dan gundah mereka akan realita hidup yang mereka hadapi. Kerasnya dunia luar sudah biasa bagi mereka, mereka tidak canggung ataupun malu dengan apa yang mereka lakukan, selama itu halal mereka cukup bahagia.

Banyak pula dari mereka yang bekerja sebagai loper koran yang menjual koran-koran dijalan maupun ditempat umum lainnya. Seperti stasiun atau perumahan adalah target loper koran dalam menjual korannya untuk mendapatkan uang. Sebagian dari mereka juga ada yang masih sekolah dan menjadi loper koran hanya keinginan mereka sendiri untuk membantu orang tua mereka. Hati yang mulia dan niat yang suci adalah kunci mereka untuk mendapatkan penghasilan yang halal dan berkah. Sedih rasanya mendengar pengakuan mereka tentang niat yang tulus lewat muka polos dan jujur mereka.

Begitu sulitya mencari uang di kota yang sempit ini. Penuh sesak mobil-mobil mewah berlewatan milik orang kaya yang entah bagaimana mereka mendapatkannya, melihat akhir-akhir ini kasus korupsi meraja lela di negeri tercinta kita Indonesia. Anak jalanan  yang harus banting tulang untuk makan dan tidak hanya untuk mereka saja tapi untuk kelurganya pun seperti tidak ada artinya jika melihat anak-anak yang beruntung bisa terlahir dengan keluarga yang berkecukupan dengan tidak menghargai rezeki yang diberikan Tuhan

Selain pengamen dan loper koran, ada pula anak jalanan yang memilih untuk mencari uang dengan semir sepatu. Berbekal kotak berisi semir dan kuas mereka menjajakan jasanya kepada orang-orang ditempat-tempat ramai. Dengan berharap sepatu mahal dan indah si bapak mau dicopot dan disemir sambil menunggu dikursi kecil. Dengan berjongkok dan siap untuk menyemir si Bapak duduk menunggu sambil baca koran atau sesekali menelpon rekan bisnisnya di handphone yang super canggih diselingi tawaan semeringah. “aku nggak iri dengan hp bapak itu yang canggih, aku nggak malu duduk dibawah sedangkan bapak diatas” ujar salah satu anak jalanan tukang semir. Ia pun menambahkan bahwa ia justru malu jika mendapatkan uang dengan cara yang salah dan merugikan orang “aku sih yang penting halal”.

Jika mereka yang kurang berpendidikan pun mampu mencari nafkah seadanya dan bersyukur lantas bagaimana yang diluar sana dalam mencari uang? Apakah mereka menggunakan titel Doktor Insinyur , Atau Profesor  untuk  menggunakan kepintarannya yang licik demi mencari uang dengan merugikan orang lain? Seharusnya mereka yang lebih beruntung dibanding anak jalanan dan memiliki kemampuan atau penghasilan lebih dapat membantu meringankan beban mereka sehingga penerus bangsa bisa berpotensi untuk mengharumkan nama negara.

Tentang pedulipendidikananakjalanan

Gerakan ini bertujuan mengajak orang-orang untuk ikut serta peduli akan pendidikan anak jalanan, khususnya di Ibu kota Jakarta. Dimana anak jalanan di Jakarta sudah sangat banyak, dan diantara mereka hanya sedikit yang pernah mengenyam dunia pendidikan. Untuk itu, kami di sini ingin mengajak agar orang-orang menyadari bahwa anak jalanan pun berhak mendapatkan pendidikan.
Pos ini dipublikasikan di Tentang mereka. Tandai permalink.

4 Balasan ke Macam-Macam Anak Jalanan

  1. dudulnyapapa berkata:

    saya sangat merasa beruntung dech bisa kaya sekarang. kalo denger cerita tentang anak jalanan bener-bener bikin sedih T.T

  2. resty berkata:

    gmn cr’y gabung??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s